Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anda & Pria

Mengharap Balasan Cinta

Gambar
Ada yang bilang, cinta akan tumbuh seiring perjalanan waktu. Sayangnya, kekasih yang dijodohkan oleh orang tua tidak merasakan hal yang sama. Rasanya hati ini makin menderita ketika pasangan juga masih memiliki kekasih.  Anda boleh berharap dan berencana, tetapi sebenarnya tak ada yang bisa mengetahui apa yang akan terjadi  esok hari, apalagi di masa mendatang. Tetapi, Anda bisa melihat kemungkinan yang ada dari sikap dan perilaku tunangan Anda selama ini. Walau sudah bertunangan dengan Anda, ia masih  memelihara hubungan dengan kekasihnya.  Ini memperlihatkan bahwa Ia menginginkan semua yang bisa menguntungkan bagi dirinya. Dari perilakunya, Anda bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kualitas tunangan Anda. Kini tanyakan pada diri sendiri, bisakah mengharapkan cinta yang tulus dari pria seperti ini.  Apakah ia layak jadi pasangan Anda. Semua ini berpulang kembali pada Anda, karena Andalah yang akan menjalani kehidupan bersamanya. "Anda ...

Terganggu Sahabat Suami

Gambar
Keberadaan sahabat suami yang kerap meminjam uang, bisa membuat hubungan Anda dan suami jadi tegang. Tak selamanya salah jika Anda merasa jika suami perlu lebih tegas pada sahabatnya. Sebagai seorang teman, sudah seharusnya saling mengingatkan jika salah satu bertindak keliru. Irma Makarim berpendapat, bisa dimengerti jika Anda merasa cemas. Tapi hindari sikap menyalahkan dan melarang suami untuk membantu sahabatnya. Akan lebih baik jika Anda membuka mata suami agar dapat melihat perilaku sahabatnya secara lebih jernih. Bicarakan hal ini tanpa mengumbar emosi, secara terbuka, agar tak terjadi kesalahpahaman. Sedangkan menurut Psikolog Monty Satiadarma , jangan biarkan keluarga Anda goyah karena intervensi dari luar. Waspadalah, bila seseorang yang Anda anggap sahabat malah menimbulkan konflik di tengah keluarga Anda.  Suami Anda seharusnya menyadari bahwa kepribadian seseorang dapat berubah, mungkin karena desakan ekonomi atau sosial. Meskipun bersahabat, bukan bera...

Kekasih ‘Hobi’ Mengeluh

Gambar
Mendengarkan keluhan pasangan, tentu menjadi tugas Anda. Kalau mengeluhnya sesekali, Anda sadar ada sesuatu yang serius dan dia membutuhkan Anda. Tapi, kalau mengeluhnya terus-menerus dan tentang segala hal, misalnya: sebal pada pekerjaan, si bos yang cerewet, badan capek, jalanan macet, uang tidak pernah cukup, Anda pasti bingung. Jadi pria, kok, begini amat, sih? Ada apa sebenarnya? Menurut psikolog dari Universitas Indonesia, Vivien Gunawan, M.Psi, mengeluh sebenarnya wajar. Namanya juga manusia, yang hidup berbekal nafsu, akal, ego, hati, dan lainnya. Terkadang kita butuh penyaluran emosi agar merasa plong. Banyak cara yang dilakukan seseorang untuk menyalurkan emosinya. Ada yang dengan berpikir keras mencari solusi, menyepi di sebuah tempat, ada juga yang curhat (mengeluh) pada orang lain. Kenapa orang mengeluh? Menurut Vivien, faktor pemicunya biasanya adalah tekanan yang tidak mampu ia tanggung sendiri sehingga butuh orang lain untuk menyalurkan beban. Persoala...

Mencairkan Kebekuan dalam Keluarga

Gambar
Kekasih tidak akur dengan keluarganya, dan itu menjadi alasan ia tidak mau pulang kampung selama beberapa tahun belakangan. Di sisi lain, Anda dan pasangan sedang merencanakan pernikahan. Meski bagaimana, Anda ingin pernikahan yang direstui dan dihadiri keluarga calon pasangan. Bagaimana meruntuhkan gengsi dan kebekuan hubungan kekasih dengan keluarganya? Menurut Irma Makarim, Dalam masyarakat kita, biasanya kehadiran keluarga besar cukup berperan dalam kehidupan perkawinan. Sebuah perkawinan bukan saja melibatkan pasangan, tetapi juga keluarga dari kedua belah pihak. Idealnya pasangan mendapatkan restu dari orang tua. Hubungan baik antara keluarga nantinya bukan hanya dibutuhkan calon suami, tetapi juga Anda dan anak yang lahir dari perkawinan ini. Demi kebaikan semua pihak, kalau memang ada pertikaian atau kesalahpahaman antara calon suami dan keluarganya, sebaiknya diperbaiki dahulu. Niat baik Anda untuk membina hubungan dengan keluarga calon suami sangat terpuji. T...

Atasi Trauma Pernikahan Kedua

Gambar
Gagal di pernikahan pertama tidak jarang menyisakan trauma. Lari dari kenyataan bukanlah suatu penyelesaian. Apa saja yang perlu menjadi pertimbangan agar kita tak lagi terjebak dalam masalah yang sama, saat memutuskan untuk kembali mengayuh bahtera rumah tangga? Menurut konsultan perkawinan Adriana Ginanjar, pernikahan kedua memang jauh lebih rumit dan kompleks. Ini dikarenakan pasangan telah membawa ’excess bagage’ berupa kekecewaan, trauma, dan ketakutan-ketakutan yang dibawa dari kegagalan pernikahan pertama. ”Kita tidak bisa mengatakan bahwa ini saatnya menutup buku dan membuka lembaran baru. Menurut saya, itu nonsense!” tegas Adriana. Pernikahan kedua memang bisa menjadi sangat kompleks saat kita atau pasangan kita memiliki keturunan dari pernikahan sebelumnya. Lambatnya masa penerimaan dan penyesuaian, adanya perbedaan pola asuh, serta pembagian hak asuh dengan mantan pasangan, sering menjadi batu sandungan bagi keharmonisan keluarga baru. Hal-hal inilah yang per...

Terus Disalahkan Mertua

Gambar
Pernikahan yang terjadi karena Anda hamil duluan, membuat ibu mertua kerap menyalahkan Anda sebagai perusak masa depan suami. Walaupun sudah menjalani pernikahan selama beberapa tahun, sikap ibu mertua masih saja judes.  Menurut Irma Makarim, sikap ibi mertua yang tidak pro bisa jadi karena beliau takut disalahkan sebagai orang tua yang kurang bisa mendidik anaknya. Untuk menghindari tanggung jawab ini dan melindungi dirinya,  memang paling mudah  melemparkan kesalahan kepada orang lain, dalam hal ini Andalah yang jadi sasarannya. Dalam kondisi seperti ini memang sulit melakukan pendekatan atau mengharapkan perubahan. Tetapi, tetaplah bersikap positif terhadap beliau. Mungkin suatu saat beliau menyadari dan bisa   belajar dari bagaimana Anda bersikap dan nilai-nilai yang dijalani oleh keluarga Anda. Tentu, Anda, terutama suami, perlu menjaga tali silaturahmi dengan ibu mertua. Tetap memberi perhatian dan membantu bila dibutuhkan. Sedangkan menur...

Dicurigai Suami

Gambar
Anda mungkin pernah merasakan dicurigai berlebihan oleh suami. Apalagi jika pertanyaannya cenderung tidak masik akal, seperti  “Siapa lelaki yang kamu temui hari ini?” Hal ini tentu membuat tak nyaman. Menurut Irma Makarim, kehidupan rumah tangga serta hubungan Anda dengan suami seharusnya bisa dinikmati bersama. Tetapi, yang Anda jalani kini sangat berbeda karena perilaku suami yang cemburu berlebih. Bila dibiarkan,  bisa mengganggu hubungan Anda berdua. Kalau Anda yakin bahwa tak ada alasan apa pun dalam kehidupan sehari-hari yang bisa menimbulkan kecurigaan pada suami, mungkin ini semua berasal dari diri suami dan benaknya sendiri. Rasa curiga dalam porsi ringan masih bisa diterima. Tetapi, kalau berlebihan atau mendekati ‘paranoid’, maka perlu penanganan khusus. Anda perlu memperhatikan dengan sungguh-sungguh, apa yang sebenarnya terjadi dengan suami dan sejauh apa Anda merasakan adanya perubahan sikap dan cara berpikir. Bila Anda berdua tidak berhasil ...

Pria Seksi, Menurut Anda?

Gambar
Kalau bicara soal wanita seksi, kaum pria, katanya, akan langsung menilai dari fisik. Begitu bertemu seorang wanita, dia akan langsung ‘menelanjangi’ fisik Anda dari atas ke bawah. Dia pun segera berhitung, “Ehmmm, lingkaran dadanya bolehlah, wajahnya cantik juga, bodinya seksi!” Kenapa begitu? Penyebabnya, pada tahap-tahap awal, pria lebih mengandalkan sisi visualnya. Lantas, bagaimana cara wanita menilai sex appeal pria? Apa saja, sih, yang kita nilai seksi dari seorang pria? Pria boleh saja terpesona pada wanita lewat visual. Tapi, uniknya, dari survei kecil-kecilan yang dilakukan femina terhadap 60 wanita usia 25-40-an, ternyata kebanyakan wanita tergila-gila pada mata (dan sorot mata) seorang pria. Anita Barbee, Ph.D., seorang psikolog sosial dari Louisville University, Amerika Serikat, mengungkapkan, “Makin besar mata seorang pria, makin menarik dirinya di mata wanita, karena dapat membuat wanita merasa terlindungi.” Barbee bersama suaminya, Michael Cunningh...